Blog Kalender Gigi
Ditinjau oleh dokter gigiSepanjang tahun

Periksa gigi sebelum liburan panjang dan aturan camilan selama liburan: libur tanpa khawatir gigi berlubang

Lakukan pemeriksaan sebelum liburan dimulai, dan selama liburan beri camilan 1 atau 2 kali sehari pada waktu tertentu. Simak cara menjaga gigi saat rutinitas mudah kendur.

Sekilas

  • Lakukan pemeriksaan sebelum liburan dimulai
  • Camilan 1 atau 2 kali sehari pada waktu tertentu, air putih di antaranya
  • Meski tidur larut, jangan lewatkan sikat gigi sebelum tidur

Saat liburan sekolah dimulai, anak dan orang tua bisa bernapas lega, tetapi bagi gigi ini masa yang agak berisiko. Anak tidur lebih larut, camilan bertambah, dan ada hari-hari ketika sikat gigi terlewat. Berikut hal yang sebaiknya dilakukan sebelum liburan, dan aturan sehari-hari yang baik dijaga selama liburan.

Mengapa gigi mudah berlubang saat liburan

Saat bersekolah, jam makan, camilan, dan tidur biasanya sudah teratur. Namun saat liburan, waktu di rumah lebih lama sehingga anak lebih sering ngemil. Makan keripik sedikit-sedikit sambil menonton televisi, atau menyesap minuman manis yang diletakkan di sebelahnya, jadi lebih sering terjadi.

Gigi berlubang lebih berkaitan dengan seberapa sering makan daripada jumlah makanan manisnya. Kuman di mulut menghasilkan asam setiap kali mendapat gula, dan air liur butuh waktu untuk membilas asam itu dan memulihkan gigi. Jika anak sering ngemil, gigi tidak sempat beristirahat.

Saat liburan, waktu anak sendirian di rumah, atau bersama kakek-nenek atau pengasuh, juga bisa bertambah. Jika orang dewasa yang menjaga berganti, aturan camilan pun mudah berubah, jadi sebaiknya sampaikan juga aturan yang sudah ditetapkan di rumah.

Makin seringnya tidur larut juga menjadi masalah. Karena lelah, sikat gigi sebelum tidur mudah terlewat, padahal saat tidur air liur berkurang sehingga kemampuannya membersihkan mulut melemah. Karena itu, sikat gigi yang paling penting dalam sehari adalah sikat gigi sebelum tidur.

Sebelum dan selama liburan, lakukan ini

Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sebelum liburan dimulai. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlu perawatan, Anda bisa memakai masa liburan dengan leluasa. Begitu liburan dimulai, jadwal klinik biasanya penuh, jadi lebih mudah jika dipesan lebih awal. Jika perawatan tidak selesai sekali dan perlu beberapa kali datang, saat liburan jadwalnya bisa diatur tanpa membolos sekolah. Pemeriksaan sebelum liburan juga menjadi kesempatan untuk mengecek bersama dokter gigi aturan sehari-hari yang akan dijaga selama liburan.

  1. Jika sudah hampir 6 bulan sejak pemeriksaan terakhir, buat janji sebelum liburan.
  2. Jika saat pemeriksaan disarankan penambalan atau sealant (penutup celah gigi, yaitu menutup alur di permukaan kunyah gigi geraham untuk mencegah gigi berlubang), selesaikan selama liburan.
  3. Beri camilan liburan 1 atau 2 kali sehari pada waktu tertentu. Di antaranya, hanya air putih.
  4. Meski tidur larut, jangan lewatkan sikat gigi sebelum tidur. Gunakan pasta gigi berfluoride seukuran biji kacang polong.
  5. Untuk anak kecil, orang tua menyelesaikan sikat gigi setelah anak menyikat sendiri.
  6. Saat bepergian, kemas sikat gigi dan pasta gigi berfluoride lebih dulu. Jika urutan sikat gigi sebelum tidur tetap dijalankan seperti di rumah, baik di penginapan maupun di rumah kerabat, anak tidak terlalu menolak.

Saat menentukan jam camilan, coba tentukan bersama anak. Jika waktunya ditetapkan dengan jelas, seperti "camilan pagi, camilan sore", lalu ditempel di kalender atau kulkas, akan lebih mudah mengatakan "Kita makan saat jam camilan, ya" ketika anak terus meminta camilan. Menaruh bagian camilan untuk hari itu di mangkuk, bukan memberikan sebungkus utuh, juga membantu.

Kesalahan yang sering dilakukan orang tua adalah melonggarkan semua aturan dengan alasan "kan sedang liburan". Jam tidur boleh sedikit mundur, tetapi dua hal ini tetap dijaga: sikat gigi sebelum tidur dan jam camilan. Selain itu, jika perawatan ditunda sampai anak mengeluh sakit, gigi berlubang makin besar dalam waktu itu sehingga perawatannya pun cenderung menjadi lebih besar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah pemeriksaan harus setiap 6 bulan?

Jarak pemeriksaan ditentukan dokter gigi berdasarkan risiko gigi berlubang anak. Anak dengan risiko tinggi mungkin perlu datang lebih sering dari setiap 6 bulan.

Anak tidak mengeluh sakit. Apakah tetap harus dirawat?

Gigi berlubang sering tidak terasa sakit di tahap awal. Jika menunggu sampai anak mengeluh sakit, perawatannya jadi lebih besar, jadi selesaikan perawatan yang disarankan selama liburan.

Bagaimana jika ada hari ketika tidak bisa sikat gigi saat bepergian?

Berkumurlah dengan air, dan pastikan sikat gigi di malam hari itu. Daripada khawatir karena terlewat sehari, cukup jalankan lagi mulai keesokan harinya.

Camilan apa yang baik untuk liburan?

Menjaga seberapa sering ngemil lebih utama daripada jenis camilannya. Daripada camilan lengket yang menempel di gigi, berikan camilan yang bisa dimakan lalu selesai seperti makanan biasa, pada waktu yang sudah ditentukan.

Bawa ke dokter gigi sebelum liburan jika

Dapatkan di waktu yang tepat

Masukkan tanggal lahir anak Anda (atau perkiraan tanggal persalinan) di aplikasi Kalender Gigi, dan artikel-artikel ini akan datang sebagai pengingat tepat saat dibutuhkan. Gratis, tanpa daftar.

Sumber

Informasi dalam artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan perawatan gigi profesional. Konsultasikan kondisi anak Anda dengan dokter gigi.

← Semua artikel